Tangerang, Kabarhits.com – Pemerintah Kota Tangerang bersama Pemerintah Provinsi Banten menggelar aksi kolaboratif di Pasar Anyar, Kota Tangerang, pada Selasa (14/4/26).
Kegiatan ini difokuskan pada dua agenda utama, yakni pemantauan stabilitas harga pangan di tingkat pedagang serta penyediaan layanan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara langsung di lokasi.

Langkah ini diambil sebagai bentuk respon cepat pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat legalitas usaha mikro.
Selain pengawasan harga, kehadiran stan pelayanan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menjadi daya tarik tersendiri bagi para pedagang.
Layanan “jemput bola” ini memungkinkan para pelaku usaha kecil untuk memperoleh NIB hanya dalam hitungan menit tanpa harus mendatangi kantor dinas.
Fasilitas ini diharapkan dapat memangkas hambatan birokrasi yang selama ini sering dikeluhkan oleh para pedagang pasar.
Kepala DPMPTSP Kota Tangerang, Dr. Ir. R. Sugihharto Achmad Bagdja, M.Si., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Beliau menekankan bahwa legalitas usaha adalah fondasi penting bagi para pelaku UMKM untuk dapat berkembang lebih jauh. Dengan memiliki NIB, para pedagang kini memiliki identitas resmi yang diakui oleh negara.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi lintas instansi dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mendorong legalitas usaha para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM),” ujar Dr. Ir. R. Sugihharto Achmad Bagdja, M.Si. di sela-sela peninjauan.
Beliau menambahkan bahwa sinergi antara tingkat kota dan provinsi sangat krusial untuk menciptakan ekspor ekonomi yang sehat dan tertib administrasi.
Para pedagang di Pasar Anyar menyambut positif inisiatif ini, mengingat banyak dari mereka yang belum sempat mengurus izin usaha karena kesibukan berdagang sehari-hari. Dengan adanya layanan di tempat, mereka merasa sangat terbantu karena prosesnya yang mudah, cepat, dan transparan.
Legalitas ini nantinya juga akan memudahkan mereka dalam mengakses program bantuan pemerintah maupun permodalan perbankan.
Melalui integrasi pemantauan harga dan layanan perizinan ini, Pemerintah Kota Tangerang berharap dapat menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif.
Stabilitas harga pangan yang terjaga serta meningkatnya jumlah UMKM yang melek administrasi diharapkan mampu memperkuat ketahanan ekonomi daerah di masa mendatang.




comments (0)