Tangerang Selatan, kabarhits.com – Suasana khidmat menyelimuti lapangan SMPN 8 Tangerang Selatan pada Senin pagi, 30 Maret 2026.

Seluruh civitas akademika berkumpul untuk melaksanakan upacara bendera pertama pascalibur panjang, yang dirangkaikan dengan momen hangat Halal Bihalal.

Kegiatan ini menjadi titik awal semangat baru bagi seluruh siswa dan guru dalam memulai aktivitas belajar mengajar di lingkungan sekolah.

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala SMPN 8 Tangsel, Drs. H. Muslih, M.Pd., serta tamu kehormatan Kepala Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Banten, Dr. Yudi Herman, S.Ag., M.Pd.

Turut hadir pula perwakilan dari Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, jajaran dewan guru, serta seluruh murid yang memenuhi lapangan sekolah dengan seragam lengkap dan antusiasme tinggi.

Dalam amanatnya, Kepala SMPN 8 Tangsel, Drs. H. Muslih, M.Pd., menyampaikan bahwa upacara ini merupakan tindak lanjut dari amanah kementerian. Merujuk pada Surat Edaran Menteri terbaru, sekolah diinstruksikan untuk kembali menguatkan nilai-nilai kebangsaan dan kedisiplinan melalui seremoni upacara bendera yang rutin dan bermakna sebagai pembuka masa persekolahan.

Lebih lanjut, Muslih menekankan pentingnya implementasi program “7 Kebiasaan Anak Hebat” di lingkungan sekolah. Ia berharap seluruh siswa tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga menanamkan kebiasaan positif harian yang mampu membentuk karakter tangguh. Hal ini dinilai agar lulusan SMPN 8 Tangsel memiliki fondasi moral yang kuat dalam menghadapi tantangan zaman.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala BGTK Provinsi Banten, Dr. Yudi Herman, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya memberikan apresiasi atas kesiapan sekolah. Beliau menegaskan bahwa kebijakan kementerian saat ini memang menitikberatkan pada transformasi pendidikan yang berbasis pada karakter dan kompetensi nyata, di mana guru dan tenaga kependidikan memegang peranan sentral.

Yudi Herman juga memaparkan secara detail mengenai konsep 7 kebiasaan anak hebat yang tengah digelorakan. Menurutnya, sinergi antara kebijakan pusat dan pelaksanaan di lapangan seperti di SMPN 8 Tangsel ini sangat penting.

Fokus utama dari gerakan ini adalah menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pertumbuhan kebiasaan baik secara konsisten setiap harinya.

Melalui program ini, Dr. Yudi Herman menaruh harapan besar terhadap lahirnya generasi yang cerdas secara intelektual, sehat secara jasmani, dan berkarakter mulia.

Dirinya meyakini bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu, melainkan proses panjang dalam mencetak profil pelajar yang memiliki integritas dan kepedulian sosial yang tinggi terhadap sesama.

Kegiatan diakhiri dengan sesi Halal Bihalal, di mana para guru dan murid saling bersalaman dan bermaaf-maafan di tengah lapangan.

Momentum ini mempererat tali silaturahmi dan membangun harmoni di sekolah, menutup rangkaian acara pagi itu dengan suasana penuh kekeluargaan sebelum para siswa kembali masuk ke ruang kelas masing-masing.

 

@lperth’

comments (0)

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.