Tangerang, kabarhits.com – Dalam suasana penuh kekhidmatan, Dewan Perwakilan Daerah Perwakilan Umat Buddha Indonesia (DPD WALUBI) Provinsi Banten menyelenggarakan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Taruna Jl. Daan Mogot, Sukaasih, Tangerang, Minggu, (03/05/26).

Kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian peringatan Tri Suci Waisak 2570 BE sekaligus menyambut Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 tahun 2026.

Kegiatan ini menjadi simbol penghormatan mendalam terhadap jasa para pejuang bangsa sekaligus mengajarkan ajaran Buddha tentang rasa syukur dan balas budi, yang selaras dengan semangat kerukunan umat beragama.

Melalui momentum ini, Lusiana BN Candi Kencana bersama jajaran pengurus Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) DPD Banten menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga harmoni dan kedamaian, memastikan nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan tetap menjadi fondasi utama dalam melayani masyarakat di tengah keberagaman.

Kegiatan ini menjadi agenda pembuka dari rangkaian peringatan keagamaan umat Buddha di wilayah Provinsi Banten sekaligus menyambut Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 tahun 2026.

Kehadiran rombongan di lokasi disambut oleh pengelola makam dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Lusiana yang didampingi oleh fungsionaris Walubi Banten tampak mengenakan pakaian rapi berompi coklat bertulisan Walubi DPD banten sebagai bentuk penghormatan.

Ritual ziarah diawali dengan penghormatan bersama di depan monumen utama sebagai simbol penghargaan atas jasa para pahlawan yang telah gugur demi bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Lusiana BN Candi Kencana menyampaikan bahwa kunjungan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan upaya memperkuat nilai patriotisme.

Dirinya menekankan bahwa semangat pengorbanan para pahlawan sejalan dengan ajaran Buddha tentang cinta kasih dan pengabdian tanpa pamrih.

Melalui ziarah ini, umat diajak untuk merefleksikan kembali arti perjuangan dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh para pemuka agama Buddha secara bergantian.

Suasana hening dan khusyuk terasa saat bait-bait paritta dikumandangkan, mendoakan agar arwah para pejuang mendapatkan kedamaian.

Doa ini juga dipanjatkan untuk keselamatan dan kerukunan bangsa Indonesia agar tetap harmonis di tengah keberagaman yang ada.

Setelah sesi doa, Lusiana bersama pengurus Walubi DPD Banten melakukan prosesi tabur bunga ke beberapa pusara makam pahlawan.

Setiap langkah kaki mereka diiringi dengan penghormatan mendalam bagi para kusuma bangsa yang dimakamkan di tempat tersebut.

Kegiatan ini menjadi momentum bagi generasi muda Buddha untuk mengenal lebih dekat sejarah perjuangan kemerdekaan di tanah Tangerang.

Lusiana yang akrab disapa  omma menambahkan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antarumat Buddha di wilayah Banten.

Dengan berkumpulnya berbagai unsur dalam ziarah ini, diharapkan sinergi dalam menjalankan misi kemanusiaan dan sosial dapat terus meningkat.

Semangat Waisak diharapkan mampu membawa pencerahan bagi seluruh masyarakat Banten tanpa terkecuali.

Ziarah di TMP Taruna ini pun ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah singkat antar peserta.

Melalui aksi nyata ini, Lusiana BN Candi Kencana dan Walubi Banten berharap pesan kedamaian Waisak dapat tersampaikan dengan baik ke khalayak luas.

Rangkaian peringatan Waisak di Banten pun resmi dimulai dengan landasan rasa syukur dan penghormatan kepada para leluhur bangsa.

comments (0)

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.