Maluku, kabarhits.com — Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Mabes Polri menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan penataan karier kepolisian berbasis sistem merit di tingkat daerah.
Melalui Tim Supervisi Promosi Jabatan Terbuka (Projab), korps pusat ini turun langsung untuk mengawal kualitas dan transparansi seleksi personel di wilayah hukum Polda Maluku pada Tahun Anggaran 2026.

Langkah dari pusat tersebut dipimpin oleh Kombes Pol Nurman Surachman, S.I.K., CPHR., CBA., selaku Ketua Tim Supervisi Projab Mabes Polri.
Dalam menjalankan misi penting ini, ia didampingi oleh dua anggota tim ahli dari Jakarta, yaitu Pembina Anwar Kusroto, S.AP., dan Brigpol Yeni Dwi Rahmawati, S.H., M.M.
Selama tiga hari berturut-turut, mulai 2 hingga 4 November 2026, Tim Mabes Polri memusatkan aktivitas verifikasi di Ruangan CAT Assessment Biro SDM Polda Maluku.

Dimulai sejak pukul 08.00 WIT setiap harinya, tim ahli dari Jakarta ini melakukan pengawasan ketat agar transisi jabatan di daerah memenuhi standar kompetensi nasional yang kaku.
Dalam pelaksanaannya, Tim Supervisi Mabes Polri disambut dan didampingi oleh jajaran internal Ro SDM Polda Maluku. Di antaranya hadir Kabagdalpers AKBP Tommy Bambang S, S.I.K., Kabagpsi AKBP Thukul Dwi H, S.Psi., M.Psi., serta PS Paur Subbagmutjab Bagbinkar Iptu La Jupri, S.E., beserta jajaran staf terkait.
Guna menjamin iklim kompetisi yang adil dan transparan, Tim Mabes Polri menyinergikan proses pengawasan dengan melibatkan pihak internal dan eksternal.
Di lokasi, fungsi pengawasan internal dikawal oleh Aiptu Mochtar Dedy R dari Propam, sedangkan pengawasan eksternal melibatkan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Wilayah Maluku, yang bersama-sama mendampingi para peserta Iptu Jessica Dewastyana.
Memasuki inti agenda, Tim Mabes Polri langsung melakukan pendalaman dan verifikasi berlapis terhadap instrumen penilaian Projab.
Fokus pemeriksaan menyasar kualitas tim kompetensi manajerial, yang kemudian dilanjutkan dengan penilaian mendalam pada kompetensi bidang untuk menguji kecakapan teknis para kandidat secara objektif.

Tim Mabes Polri juga menaruh perhatian besar pada aspek integritas dengan membedah data dari Tim Rekam Jejak demi memastikan masa lalu kandidat bersih dari catatan negatif.
Hasil penelusuran tersebut divalidasi kembali melalui diskusi interaktif dengan pengawas, sebelum akhirnya tim penguji melakukan wawancara langsung ke para peserta untuk mengukur kesiapan mental dan potensi kepemimpinan mereka.
Kombes Pol Nurman Surachman menegaskan bahwa kehadiran timnya dari Jakarta bukan sekadar untuk mencari-cari kesalahan administratif di daerah.
Ia menjelaskan bahwa Mabes Polri memandang Polda Maluku memiliki karakteristik geografis kepulauan yang unik, sehingga kehadiran tim ini berfungsi sebagai ruang komunikasi dua arah untuk merumuskan pendekatan SDM yang lebih adaptif.
Melalui supervisi komprehensif ini, Tim Mabes Polri berharap dapat membawa pulang potret riil inovasi daerah sekaligus memberikan rekomendasi konkret untuk perbaikan organisasi.
Hasil verifikasi dari Ruangan CAT Assessment ini diharapkan mampu melahirkan Bhayangkara yang profesional dan berintegritas tinggi untuk mengabdi di tanah Maluku.




comments (0)