Kab.Tangerang, kabarhits.com – Pelanggan Perumdam Tkr / Aetra Air Tangerang atas nama Heni menyampaikan keluhan terkait lonjakan drastis pada tagihan pembayaran air miliknya pada bulan Oktober ini.
Heni terkejut saat melihat nominal tagihan yang harus dibayarkan meningkat hingga 300 persen dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya.
Lonjakan yang tidak wajar ini dinilai sangat memberatkan pihaknya, terutama di tengah situasi ekonomi saat ini di mana kebutuhan air bersih merupakan hal yang penting bagi rumah tangga.
Menurut keterangan Heni, tidak ada perubahan pola penggunaan air yang berlebihan di rumahnya yang dapat memicu kenaikan sebesar itu.
Ia menyatakan bahwa aktivitas sehari-hari seperti memasak, mencuci, dan mandi tetap berjalan normal seperti biasa.
Heni berharap laporan keluhannya ini segera direspons secara cepat dan transparan oleh pihak manajemen Aetra Kabupaten Tangerang.
Terkait permasalahan yang dihadapinya, Heni berharap laporan keluhannya ini segera direspons secara cepat dan transparan oleh pihak manajemen Aetra Kabupaten Tangerang.
Sebagai pelanggan, ia menginginkan adanya kejelasan dan penyelesaian yang berkeadilan atas kendala yang terjadi.
Transparansi dan akurasi data dinilai menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan publik ini, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan.
Oleh karena itu, pelanggan berharap sistem pengawasan dan standarisasi pembacaan meteran air diperketat oleh pihak penyedia layanan.
Langkah ini sangat penting agar kasus lonjakan tagihan yang tidak rasional seperti ini tidak terulang kembali di masa mendatang.
Dengan pengawasan yang lebih ketat, potensi kesalahan manusia (human error) dalam pencatatan debit air di lapangan dapat diminimalkan.
Pada akhirnya, kejadian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi mendalam bagi manajemen Aetra Kabupaten Tangerang secara menyeluruh.
Keluhan yang disampaikan oleh warga hendaknya tidak sekadar dianggap sebagai angin lalu, melainkan momentum penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan konsumen.




comments (0)