Tangerang, kabarhits.com – Dunia saat ini tengah dibayangi kecemasan akibat eskalasi konflik bersenjata antara Iran dan Amerika Serikat yang mengguncang stabilitas global, termasuk dampak ekonomi dan keamanan bagi Indonesia.
Namun, di tengah situasi yang memanas tersebut, sebuah pesan perdamaian yang kuat justru bergema dari sudut Kota Tangerang melalui perpaduan dua momen sakral, perayaan Cap Go Meh 2026 dan menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H.
Vihara Yang Sen Bio, di bawah asuhan Mardiah Miing atau yang akrab disapa Emak Dede, menjadi pusat kerukunan Emak Dede, yang dikenal sebagai sosok paranormal sekaligus “Ibunda Anak Yatim” di wilayah Neglasari, memimpin doa bersama untuk perdamaian dunia, Senin (02/03/2026).
Ia memohon agar konflik antarnegara segera berakhir dan ketenangan kembali menyelimuti bumi, demi keselamatan umat manusia di seluruh penjuru dunia.
Aksi nyata toleransi ini diwujudkan melalui pemberian santunan kepada anak yatim serta pembagian bingkisan makanan siap santap.
Suasana khidmat terasa saat para pengurus vihara dan donatur berbaur dengan warga untuk berbuka puasa bersama dengan menu khas Lontong Cap Go Me di halaman Vihara Yang Sen Bio.
Kegiatan ini menjadi simbol indah bagaimana tradisi Tionghoa dan nilai-nilai keislaman dapat berjalan beriringan dalam harmoni yang sejuk.
Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota DPRD Kota Tangerang Veri Montana, Kapolsek Neglasari, serta perwakilan Camat Neglasari yang dihadiri oleh Yayan Surya Permana Lurah Mekarsari.
Kehadiran para pejabat publik ini menegaskan dukungan pemerintah terhadap kegiatan sosial yang mempererat tali persaudaraan antarumat beragama di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.
Sebagai pendiri Vihara Yang Sen Bio, Emak Dede menuturkan bahwa santunan yatim piatu merupakan agenda rutin tahunan menjelang Ramadhan. Namun, tahun 2026 ini terasa sangat istimewa karena bertepatan dengan dua momen sakral sekaligus.
Menurutnya, pertemuan momentum Cap Go Meh dan Ramadhan adalah saat yang tepat untuk memperkuat solidaritas dan berbagi kasih kepada sesama tanpa memandang latar belakang.
Veri Montana, putra dari Emak Dede yang juga merupakan Anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PDI Perjuangan, menyatakan rasa syukurnya atas kelancaran acara tersebut.
Ia menyebutkan bahwa santunan diberikan kepada 108 anak yatim dan piatu sebagai bentuk kepedulian sosial. Veri menekankan bahwa kegiatan ini adalah bukti otentik dari toleransi beragama yang luar biasa, di mana perayaan budaya tetap mengedepankan nilai kemanusiaan di bulan suci.
Veri berharap agar ibundanya, Emak Dede, senantiasa diberikan kesehatan dan umur panjang untuk terus menebar kebaikan.
Di sisi lain, Emak Dede memanjatkan doa tulus agar Indonesia selalu dilimpahi keberkahan dan dijauhkan dari dampak konflik global.
Mewakili seluruh pengurus Vihara Yang Sen Bio, ia menyampaikan permohonan maaf dan rasa syukur yang mendalam kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terlaksananya kegiatan mulia ini.




comments (0)