Tangerang Selatan, kabarhits.com – Riuh budaya tradisional Palang Pintu dan keelokan Tarian Kembang Kincir resmi membuka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-6 Gerai Lengkong.
Bertajuk “Lebaran UMKM”, festival akbar yang digelar pada Rabu, 29 Juli 2026 di area pusat oleh-oleh kebanggaan Kota Tangerang Selatan ini mengusung tema besar “Berdaya, Bertumbuh, dan Menginspirasi”.
Kemeriahan acara semakin syahdu tatkala alunan musik tradisional Angklung Giri Swara menggema, disusul pembacaan doa yang dipimpin langsung oleh seniman nasional, Dik Doang.
Acara ini menjadi simbol panggung apresiasi sekaligus ajang unjuk gigi bagi lebih dari 200 pelaku UMKM lokal binaan yang telah bertahan dan berkembang pesat.
Ketua Panitia Pelaksana, Adha Wahyudi, membuka acara laporan kegiatan dengan menyampaikan apresiasi mendalam dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen yang terlibat.
Beliau menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan festival ini tidak lepas dari kerja keras, dedikasi, dan sinergi yang kuat antara panitia, sponsor, serta instansi terkait.
Kehadiran seluruh pihak yang saling bahu-membahu menjadi bukti nyata tingginya semangat gotong royong dalam menyukseskan agenda besar ini.
Lebih lanjut, Adha Wahyudi menjelaskan bahwa festival ini sengaja dikonsep meriah layaknya sebuah hari raya. Konsep tersebut dipilih bukan tanpa alasan, melainkan sebagai bentuk selebrasi dan penghormatan atas ketangguhan para pelaku usaha kecil yang terus bertahan menghadapi berbagai tantangan.
Melalui momentum ini, beliau berharap festival tidak hanya menjadi tempat perputaran ekonomi, tetapi juga menjadi panggung kebahagiaan dan kebangkitan bersama bagi seluruh pelaku UMKM.
Kegembiraan para peserta pun memuncak saat memasuki sesi hiburan interaktif yang diisi oleh penampilan memukau Tasya, bintang jebolan D’Academy Dangdut 7, yang sukses menggoyang panggung “Lebaran UMKM” tahun ini.
Founder Gerai Lengkong, Dr. Hj. Lista Hurustiati, S.H., M.H., menegaskan komitmen jangka panjang wadah ini dalam mendampingi para pelaku usaha mikro secara berkelanjutan.
Selama enam tahun perjalanannya, Gerai Lengkong telah membuktikan diri bukan sekadar tempat menitipkan barang dagangan atau menjual produk semata.
Wadah ini merupakan sebuah ruang yang konsisten dalam menumbuhkan harapan baru bagi roda ekonomi keluarga para pelaku usaha.
Melalui pendampingan yang konsisten, Gerai Lengkong berhasil menjadi pilar penguat bagi komunitas lokal untuk terus bertahan dan berkembang di tengah tantangan ekonomi.
Menatap masa depan, Gerai Lengkong telah menyiapkan langkah strategis untuk membawa produk lokal Tangerang Selatan ke tingkat yang lebih tinggi.
Bunda Lista menargetkan penerapan digitalisasi dan standarisasi mutu yang lebih agresif bagi seluruh produk binaan mereka.
Langkah inovatif ini diambil agar produk-produk pelaku usaha mikro Tangsel tidak hanya berjaya di pasar lokal, melainkan juga memiliki daya saing yang kuat untuk menembus kancah nasional hingga pasar global.
Perempuan yang akrab disapa Bunda Lista tersebut menyampaikan apresiasi yang mendalam dan terima kasih yang tulus kepada seluruh tamu undangan, jajaran pemerintah, serta para sponsor yang telah hadir dan memberikan dukungan penuh terhadap kemajuan UMKM Tangerang Selatan.
Kehadiran dan sinergi dari seluruh pihak menjadi energi besar bagi kami untuk terus mendampingi para pelaku usaha lokal agar semakin berdaya dan siap bersaing.
Kolaborasi ini membuktikan bahwa kepedulian bersama merupakan kunci utama dalam mendorong kebangkitan ekonomi kreatif dan membawa produk daerah menuju panggung yang lebih luas.
Mewakili Walikota Tangerang Selatan Drs. H. Benyamin Davnie, Asisten Daerah (Asda) II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Heru Agus Santoso, memberikan apresiasi atas kontribusi nyata Gerai Lengkong terhadap penurunan angka pengangguran wilayah.
Senada dengan hal tersebut, Staf Ahli Gubernur Banten Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Dr. Nana Supiana yang hadir mewakili Gubernur Banten Andra Soni, menyatakan bahwa penguatan UMKM adalah fondasi utama ketahanan ekonomi Provinsi Banten.
Komitmen untuk mendorong UMKM naik kelas juga disuarakan secara lantang oleh otoritas pemerintah pusat yang hadir secara representatif. Tenaga Ahli Utama BP Taskin, Maswar Dedi, yang datang mewakili Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko, menekankan pentingnya intervensi pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan ekonomi mikro.
Sementara itu, Kementerian UMKM yang diwakili oleh Kabid Kemitraan Usaha Mikro, Kurnia Rahma Septiani, S.E., menegaskan siap memfasilitasi akses pembiayaan dan perluasan pasar kemitraan strategis bagi UMKM binaan.
Kemeriahan pesta rakyat ini dilengkapi dengan beragam aktivitas seru yang memanjakan para pengunjung dan instansi yang hadir.
Mulai dari sengitnya kompetisi estetika dalam Lomba Tumpeng, keseruan aksi belanja kilat produk lokal, kebaya show, hingga pembagian puluhan doorprize menarik bagi tamu undangan.




comments (0)