Jakarta, kabarhits.com – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menjalin kerja sama dengan Universitas Terbuka (UT) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait Tridharma Perguruan Tinggi dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Prosesi penting ini berlangsung Senin, 10 Agustus 2026, bertempat di Aula Kemendiktisaintek, Jl. Pintu Satu Senayan, Jakarta Pusat.

Kolaborasi tersebut dirancang untuk membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas dan fleksibel bagi jutaan pekerja di seluruh Indonesia.

Rombongan bersama Ketua Umum DPP KSPSI sekaligus Menteri Lingkungan Hidup RI, Moh. Jumhur Hidayat, hadir didampingi oleh Ketua DPD KSPSI Provinsi Banten, Dedi Sudarajat, S.H., M.H., M.M., C.T.A.

Kedatangan jajaran petinggi organisasi buruh terbesar di Indonesia ini disambut langsung oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., bersama Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Lingkungan Hidup RI sekaligus Ketua Umum DPP KSPSI, Moh. Jumhur Hidayat, menekankan pentingnya sinergi antara dunia kerja, kelestarian lingkungan, dan akademisi.

Menurutnya, buruh masa kini tidak hanya dituntut terampil secara teknis, tetapi juga harus memiliki wawasan akademik yang kuat serta kesadaran terhadap keberlanjutan lingkungan hidup di era industri hijau.

“Kerja sama dengan Universitas Terbuka ini adalah langkah konkret kami untuk meningkatkan kelas sosial dan intelektual para pekerja. Di era transisi menuju industri hijau, kita membutuhkan SDM yang tidak hanya produktif, tetapi juga paham regulasi, lingkungan, dan teknologi.

Melalui Tridharma Perguruan Tinggi, UT akan menjadi mitra strategis dalam mencetak pekerja yang unggul, berdaya saing global, dan peduli terhadap kelestarian alam lingkungan kita,” ujar Menteri LH, Moh. Jumhur Hidayat.

Sementara itu, Ketua DPD KSPSI Provinsi Banten, Dedi Sudarajat, menyampaikan pandangannya mengenai dampak langsung kerja sama ini bagi para buruh di daerah, khususnya Provinsi Banten yang merupakan salah satu lumbung industri terbesar.

Dedi menilai sistem pembelajaran jarak jauh yang dimiliki UT adalah solusi paling realistis bagi pekerja yang ingin kuliah tanpa harus meninggalkan jam kerja pabrik.

“Kami di tingkat daerah, khususnya Banten, sangat menyambut baik MoU ini karena memberikan kesempatan emas bagi rekan-rekan buruh untuk meraih gelar sarjana ditengah kesibukan kerja.

Kuliah di UT yang fleksibel secara waktu dan terjangkau secara biaya akan mendongkrak kualitas SDM pekerja kita secara drastis.

Peningkatan pendidikan ini otomatis akan memperkuat posisi tawar buruh, meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka, dan meminimalisir perselisihan hubungan industrial di lapangan,” kata Dedi Sudarajat.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Brian Yuliarto, turut memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kolaboratif ini. Pemerintah berkomitmen penuh mendukung perluasan akses pendidikan tinggi bagi sektor formal maupun informal.

Ia berharap kerja sama ini menjadi percontohan nasional bagaimana sektor kementerian, organisasi pekerja, dan institusi pendidikan tinggi berkolaborasi menciptakan ekosistem pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning).

Prosesi penandatanganan berkas MoU oleh kedua belah pihak disaksikan langsung oleh para pejabat kementerian dan pengurus pleno KSPSI.

Sebagai tindak lanjut, Universitas Terbuka bersama DPP dan DPD KSPSI akan segera menyusun program sosiologi, hukum, hingga manajemen khusus pekerja, termasuk skema beasiswa dan pengakuan masa kerja menjadi SKS melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

 

comments (0)

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.