Tangerang , kabarhits.com – Dewan Pimpinan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPD KSPSI) Provinsi Banten menggelar penutupan rangkaian peringatan Hari Buruh Internasional (Mayday) 2026 melalui sebuah dialog dan seremoni khidmat di Aston Cimone Hotel, Kota Tangerang, pada Rabu (20/05/2026).

Penutupan ini menjadi momentum penting setelah suksesnya aksi damai jutaan buruh bersama Presiden RI Prabowo Subianto di Silang Monas, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Peringatan tahun ini membawa angin segar dengan fokus pada penguatan hubungan industrial yang harmonis.
Acara penutupan dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Gubernur Banten Andra Soni, SM., M.AP., Wakil Kota Tangerang H. Sachrudin, perwakilan asosiasi pengusaha, jajaran pemerintah daerah, serta ratusan Ketua hingga pengurus Pimpinan Unit Kerja (PUK) KSPSI se-Provinsi Banten.
Kehadiran seluruh elemen ini menegaskan komitmen bersama untuk menciptakan iklim kerja yang sehat dan saling menguntungkan.
Kegiatan puncak ini ditutup secara resmi oleh Ketua Umum DPP KSPSI yang juga menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat.

Ketua DPD KSPSI Provinsi Banten, Deddy Sudarajat, SH., MH., MM., CTA., menjelaskan bahwa acara di Kota Tangerang ini merupakan muara dari rangkaian panjang perayaan Mayday 2026 yang sebelumnya telah sukses digelar di berbagai daerah kabupaten dan kota di Banten.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap iklim kerja yang positif, DPD KSPSI Banten memberikan penghargaan khusus kepada mitra perusahaan terbaik serta jajaran Ketua dan pengurus PUK KSPSI berprestasi se-Provinsi Banten.
Deddy menegaskan bahwa penghargaan tersebut membuktikan buruh dan manajemen bisa berjalan beriringan tanpa harus selalu berkonfrontasi.
Lebih lanjut, Deddy Sudarajat menuturkan bahwa substansi utama dari gerakan Mayday 2026 kali ini adalah mengawal terciptanya regulasi ketenagakerjaan yang adil bagi semua pihak.
Menurutnya, aturan hukum tidak boleh berat sebelah, melainkan harus mampu melindungi hak-hak mendasar buruh sekaligus menjamin keberlangsungan serta kepastian hukum bagi dunia usaha.
Keseimbangan inilah yang dinilai menjadi kunci utama dalam memicu pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif.

Di tempat yang sama, Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Ketua DPP KSPSI, Moh. Jumhur Hidayat, mengingatkan kembali garis perjuangan buruh dengan membeberkan poin-poin krusial pidato Presiden RI Prabowo Subianto di hadapan jutaan massa buruh di Monas.
Jumhur mengungkapkan, Presiden Prabowo menaruh perhatian besar pada tiga isu utama, yaitu perlindungan konkret bagi pekerja penangkap ikan di laut, percepatan pengesahan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT), serta pembatasan sistem alih daya (outsourcing) yang ketat.
Ketiga poin tersebut kini menjadi pekerjaan rumah bersama untuk dikawal realisasinya oleh serikat pekerja dan pemerintah di tingkat daerah.

Merespons dinamika tersebut, Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas seluruh rangkaian peringatan Hari Buruh di wilayah Provinsi Banten yang berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.
Kondisi ini menjadi modal sosial yang sangat mahal bagi Banten dalam menarik investasi.
Andra Soni mengapresiasi kedewasaan berpikir para buruh di Banten yang mampu menyampaikan aspirasi secara elegan dan bermartabat sepanjang bulan buruh ini.
Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Banten siap membuka pintu lebar-lebar untuk berkolaborasi dengan serikat buruh dan para pengusaha demi memajukan perekonomian Banten.
Ia juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada DPD KSPSI Provinsi Banten atas undangan dan inisiasi acara tersebut.
Pemprov Banten berkomitmen untuk terus memfasilitasi komunikasi tripartit yang intensif agar kesejahteraan pekerja meningkat dan iklim investasi daerah tetap tumbuh secara berkelanjutan.




comments (0)