Tangerang Selatan, kabarhits.com – Di bawah kepemimpinan Dr. Akhmad Basuni, sekolah ini terus melahirkan terobosan baru dari tahun ke tahun untuk mencetak lulusan siap kerja.

SMK Negeri 2 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali membuktikan komitmennya dalam dunia pendidikan kejuruan melalui gelaran akbar Nedutase Fest 2026.

Pada penyelenggaraan tahun ketiga kepemimpinannya ini, pihak sekolah secara resmi meluncurkan inovasi Bank Mini legal yang berinduk langsung pada Bank Negara Indonesia (BNI).

Peluncuran Bank Mini ini menjadi pembeda utama Nedutase Fest 2026 dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Fasilitas keuangan ini sengaja dihadirkan sebagai laboratorium pembelajaran nyata bagi para peserta didik, khususnya Program Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga.

Melalui sistem yang terintegrasi dengan BNI-46, para siswa dapat langsung mempraktikkan manajemen perbankan modern yang legal dan akuntabel di lingkungan sekolah.

Nedutase Fest 2026 yang mengusung tema “Synergizing Excellence: Connecting Skills, Careers, and Innovation” ini dibuka secara meriah pada Kamis (21/5/2026).

Perhelatan tahunan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Teguh Setiawan, S.Pd., M.Si.

Kehadiran para pejabat daerah dan mitra industri ini menegaskan dukungan penuh terhadap iklim inovasi yang dibangun di SMKN 2 Tangsel.

Selain peresmian kerja sama perbankan, acara ini juga diramaikan dengan bursa kerja (job fair), pameran pendidikan (edu fair), bazar UMKM, serta pameran teknologi.

Sebanyak 17 perusahaan terkemuka dan 9 universitas turut berpartisipasi langsung untuk membuka peluang karier dan studi lanjut bagi para siswa.

Agenda penting berupa penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kepala Cabang BNI Pasar Mayestik, Dodi Kurniawan, juga menjadi sorotan utama dalam kegiatan tersebut.

Kreativitas para siswa SMKN 2 Tangsel tidak hanya terbatas pada sektor keuangan, tetapi juga merambah ke teknologi ramah lingkungan.

Dalam pameran teknologi, para peserta didik memamerkan hasil karya orisinal berupa sistem home smart, smart garden, hingga inovasi konversi sampah menjadi energi listrik.

Tidak ketinggalan, produk industri kreatif seperti teknik percetakan modern dengan media kain dan gelas juga turut dipajang dan menarik perhatian pengunjung.

Kepala SMKN 2 Tangsel, Dr. Akhmad Basuni, menjelaskan kepada media bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan agenda rutin yang terus dievaluasi kualitasnya.

Pihaknya berkomitmen untuk tidak sekadar memberikan teori di kelas, melainkan ruang ekspresi yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini.

Kolaborasi erat antara sekolah, komite, dan instansi pemerintah menjadi kunci utama keberhasilan transformasi kurikulum berbasis praktik.

Rangkaian pembukaan, Dr. Akhmad Basuni menuturkan bahwa esensi dari proses pembelajaran yang baik adalah menghasilkan sesuatu yang berdampak dan berbeda.

Beliau berharap Nedutase Fest 2026 dapat menjadi suntikan semangat bagi seluruh civitas akademika untuk terus maju.

Gelaran ini ditargetkan menjadi tolok ukur progres sekolah dalam mencetak generasi muda yang kompeten, kreatif, dan siap bersaing di kancah nasional.

comments (0)

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.