Tangerang, kabarhits.com – Upaya serius Pemerintah Kota Tangerang dalam mempercepat penurunan angka stunting terus digalakkan hingga ke tingkat kelurahan.

Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, mengambil langkah proaktif dengan menggandeng Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Tangerang untuk melaksanakan program pemberian makanan tambahan (PMT) bergizi, Selasa (19/05/26).

Kegiatan ini menyasar 30 anak di wilayah Gandasari yang teridentifikasi dalam kategori rawan stunting, sebagai komitmen nyata mencetak generasi sehat.

Kehadiran jajaran stakeholder strategis memperkuat jalannya kegiatan, Tampak Plt Lurah Gandasari, Kosim, SE., MM, bersama perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Banten, Drs. Dudi Herdiawan, M.Si, selaku Kabid Kerawanan Pangan.

Selain itu, hadir pula tenaga ahli gizi Provinsi Banten, Tiara Lutfi, SKM, MKM, RD, yang mendampingi Dr. Dinda dari Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang. Kehadiran tim nakes dari Puskesmas Manis Jaya dan kader PKK pendamping memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan terdampingi.

Dalam sambutannya, Plt Lurah Gandasari, Kosim, SE., MM, menegaskan komitmen kuatnya dalam menciptakan generasi yang sehat dan cerdas di wilayahnya.

Pemberian bahan makanan tambahan ini difokuskan sebagai langkah intervensi gizi untuk meningkatkan asupan harian balita yang masuk dalam kategori rawan stunting.

Program ini merupakan bagian dari upaya sistematis untuk memastikan tidak ada lagi balita di Kelurahan Gandasari yang tertinggal dalam tumbuh kembangnya.

“Tujuan utama kami agar anak-anak balita rawan stunting ini tumbuh menjadi anak yang sehat dan cerdas, menyongsong anak Indonesia emas yang ada di Kota Tangerang, khususnya di Kelurahan Gandasari,” ujar Kosim saat membuka kegiatan.

Kosim menambahkan, sinergi antara dinas provinsi, kota, dan pemerintah kelurahan menjadi kunci penting dalam memutus rantai masalah gizi yang kompleks.

Bantuan makanan yang disalurkan pada kesempatan ini dipilih secara khusus untuk memastikan kebutuhan gizi makro dan mikro anak tercukupi secara harian.

Paket makanan tambahan tersebut berbasis pangan lokal yang berkualitas tinggi, yang kaya akan protein hewani guna mendukung percepatan pertumbuhan balita.

Hal ini sejalan dengan pendekatan ketahanan pangan yang menitikberatkan pada nutrisi, bukan sekadar kenyang.

Selain pemberian makanan bergizi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan edukasi langsung kepada para orang tua mengenai pola asuh dan pola makan yang baik.

Ahli gizi dan tenaga kesehatan memberikan pemahaman tentang pentingnya olahan protein hewani—seperti telur dan susu yang dibagikan—untuk menanggulangi gizi kurang.

Edukasi ini diharapkan dapat mengubah perilaku orang tua dalam menyediakan makanan bernutrisi bagi anak-anak mereka di rumah.

Tim nakes dari Puskesmas Manis Jaya, bersama para kader PKK, juga melakukan pengukuran ulang untuk memantau perkembangan fisik anak.

Pendampingan berkelanjutan ini dianggap penting untuk memonitor apakah PMT yang diberikan berdampak signifikan terhadap peningkatan berat dan tinggi badan anak.

Dengan sinergi intensif ini, diharapkan angka stunting di Kelurahan Gandasari dapat menurun secara drastis pada akhir tahun 2026 “pungkasnya.

comments (0)

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.