Tangerang Selatan, kabarhits.com – Dalam upaya mengembangkan potensi putra-putri peserta didik khususnya di bidang literasi, sebuah festival pendidikan akbar kembali digelar, Bertempat di Teras Kota Mall, Tangerang Selatan, perhelatan edukatif tahunan ini sukses menyedot perhatian masyarakat pada Kamis (12/02/2026).

Acara yang diinisiasi oleh Fransisda Tiodora Ferdiansyah S.Psi., MM, Psikolog ini mengusung nama besar Homeschooling House Of Knowledge (HOK) Festival Jilid 5. Pada edisi tahun 2026 ini, panitia secara khusus mengangkat tema yang menggugah dan relevan dengan kondisi pendidikan saat ini, yakni “Petualangan dalam Dunia Literasi”.
Antusiasme yang tinggi terlihat jelas dari jumlah partisipan yang memadati area panggung utama festival. Tercatat, kurang lebih 800 peserta yang berasal dari berbagai sekolah di seluruh wilayah Tangerang Selatan turut ambil bagian dalam memeriahkan kompetisi tahunan bergengsi ini.
HOK Fest Jilid 5 menghadirkan beragam perlombaan menarik yang dirancang khusus untuk mengasah kreativitas siswa lintas jenjang.
Perlombaan tersebut meliputi lomba mewarnai untuk siswa kelas 1-3 SD, lomba fashion show untuk siswa kelas 3 SD, lomba melukis kelas 4-5 SD, lomba mendongeng kelas 4-6 SD, lomba membaca puisi tingkat SMP, lomba pidato tingkat SMA, hingga lomba tari kreatif campuran dari SD hingga SMA.
Tidak hanya berfokus pada pengembangan peserta didik, festival ini juga memberikan ruang apresiasi dan inovasi bagi para tenaga pendidik.
Hal ini dibuktikan dengan diselenggarakannya perlombaan khusus bagi guru, yakni lomba edukasi naratif dan lomba pameran media pembelajaran guna meningkatkan kompetensi pengajaran di kelas.
Ketua Panitia HOK Fest Jilid 5, Fransisda Tiodora Ferdiansyah, menuturkan bahwa pemilihan tema literasi pada tahun ini terasa sangat spesial.

Tema kali ini diusung sebagai respons atas rendahnya minat baca anak-anak di Indonesia, sekaligus wujud dukungan terhadap anjuran pemerintah serta membangun kesadaran para guru dan lembaga pendidik.
Komitmen Fransisda terhadap peningkatan literasi tidak hanya berhenti pada gelaran seremonial semata.
Sebagai Kepala Sekolah Homeschooling House Of Knowledge Tangerang Selatan, ia memimpin dengan contoh melalui penerapan kebijakan wajib berliterasi sebelum proses kegiatan belajar mengajar dimulai setiap harinya di sekolah.
Sebagai seorang pendidik dan psikolog, dirinya mengimbau agar para orang tua tidak membiasakan anak-anak asyik dengan gawainya (handphone) sendiri, dan segera memulai kembali kebiasaan untuk mengajarkan serta menanamkan kecintaan membaca buku sejak dini.




comments (0)