​Tangerang, kabarhits.com – Sebagai bentuk komitmen nyata dalam memperjuangkan hak dasar rakyat di bidang kesehatan, seluruh anggota dewan dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tangerang terus bergerak aktif di tengah masyarakat.

Upaya ini difokuskan pada dua hal utama, yakni memperjuangkan terhadap nasib 87.000 kepesertaan BPJS yang dinonaktifkan, serta penyediaan layanan pengobatan gratis bagi warga Kota Tangerang yang baru saja tertimpa musibah banjir.

​Pelayanan kesehatan gratis tersebut difokuskan pada wilayah yang terdampak cukup parah, yakni di Kecamatan Pinang dan Kecamatan Periuk. Pada Sabtu, 14 Februari 2026, kegiatan dipusatkan di Perumahan Pinang Griya Permai untuk menjangkau warga di lokasi tersebut, khususnya kelompok lanjut usia (lansia) yang sangat rentan kesehatannya pasca-bencana banjir.

​Aksi kemanusiaan ini dilaksanakan secara sinergis oleh Tim Kesehatan DPP PDI Perjuangan bersama DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang. Turun langsungnya tim kesehatan ini merupakan wujud pelaksanaan konkret dari instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, Hj. Megawati Soekarnoputri.

​Solidaritas partai terlihat dari tingkat kehadiran jajaran pengurus dalam acara bakti sosial tersebut. Tampak hadir seluruh anggota DPRD Kota Tangerang dari Fraksi PDI Perjuangan, jajaran pengurus DPC, PAC, Ranting, Anak Ranting, hingga para kader partai di tingkat akar rumput.

​Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, H. Wanto Sugito, dalam sambutannya menegaskan makna di balik kegiatan ini. Ia menuturkan bahwa pengobatan gratis tersebut merupakan ikhtiar nyata PDI Perjuangan sebagai bukti kecintaan sekaligus kepedulian partai terhadap kesehatan masyarakat secara langsung.

​Lebih lanjut, Wanto menjelaskan bahwa penentuan lokasi kegiatan tidak dilakukan secara acak, melainkan berdasarkan pemetaan yang cermat dari para kader di lapangan. Lokasi tersebut dipilih karena merupakan area terdampak banjir yang dihuni oleh banyak lansia, sehingga mereka membutuhkan perhatian khusus serta penanganan medis secepatnya.

​Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang, Gatot Wibowo, S.IP., M.IP. Ia menerangkan bahwa agenda pengobatan gratis ini dapat terselenggara berkat kolaborasi erat antara Tim Kesehatan DPP PDI Perjuangan dengan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan.

​Gatot juga menekankan instruksi Ketua Umum agar seluruh kader hadir membantu kesulitan masyarakat secara nyata. Hal ini turut dibuktikan lewat penugasan kader PDI Perjuangan yang kini menjabat sebagai Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono Hasan, untuk segera mengurai dan menyelesaikan polemik 87.000 peserta BPJS yang dinonaktifkan agar hak mereka kembali dipulihkan.

​Upaya penyelesaian masalah kepesertaan BPJS ini juga dikawal dengan ketat melalui jalur parlemen. Gesuri Mesias Bintang Merah, selaku Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang sekaligus Sekretaris Komisi II DPRD Kota Tangerang, menuturkan bahwa pihaknya telah mengambil langkah birokrasi yang cepat.

​Gesuri menyatakan bahwa ia telah menggelar hearing atau Rapat Dengar Pendapat (RDP) lintas instansi. Rapat tersebut memanggil Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta pihak BPJS untuk segera mencari jalan keluar terkait penyelesaian 87.000 peserta BPJS yang statusnya tidak aktif tersebut.

​Semangat gotong royong dan kewajiban moral untuk turun ke bawah juga disuarakan oleh Bendahara DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang sekaligus Anggota Komisi III DPRD Kota Tangerang, Sumarti, S.IP., MIP. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran Tim Kesehatan DPP ini murni menjalankan arahan Hj. Megawati Soekarnoputri, agar seluruh pengurus dan kader berada di garis depan dalam merangkul masyarakat, terutama yang sedang dilanda musibah.

​Di penghujung acara, H. Wanto Sugito kembali mengingatkan pesan Ketua Umum bahwa kader harus selalu memahami dan memperjuangkan pemenuhan hak dasar rakyat, yang salah satunya adalah akses kesehatan.

Sejalan dengan itu, rasa terima kasih yang mendalam diutarakan oleh para warga yang mengikuti pengobatan gratis, dengan harapan kegiatan kemanusiaan ini dapat dijadikan agenda rutin untuk menolong masyarakat kecil, khususnya para lansia.

comments (0)

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.